Edukasi

Rahasia Kuasai Tata Bahasa JLPT N4 Ini Bikin Kamu Jago Berbahasa Jepang

Kamu lagi belajar bahasa Jepang dan bingung bedanya ~ている, ~てある, dan ~ておく? Ketiga pola ini sering bikin pusing karena sama-sama pakai akhiran ~て, tapi fungsinya beda banget. Kalau salah pakai, makna kalimatmu bisa melenceng jauh!

Tenang, di artikel ini Tugasin bakal jelasin perbedaan ketiganya dengan cara yang mudah dipahami. Kamu juga bakal dapet tips praktis biar bisa langsung aplikasikan dalam percakapan atau tulisan. Yuk, simak sampai habis!

Penggunaan Bentuk ~ている

Pola ~ている adalah yang paling sering kamu temui dalam percakapan sehari-hari. Pola ini punya dua fungsi utama yang harus kamu pahami:

  • Aksi sedang berlangsung – Mirip seperti present continuous dalam bahasa Inggris. Contoh: 今、本を読んでいます (Ima, hon o yondeimasu) artinya “Sekarang saya sedang membaca buku”.
  • Kondisi yang masih berlangsung – Menunjukkan hasil dari suatu aksi yang masih ada sampai sekarang. Contoh: 彼は結婚しています (Kare wa kekkon shiteimasu) artinya “Dia sudah menikah” (dan masih dalam status menikah).

Kesalahan umum yang sering terjadi adalah menggunakan ~ている untuk aksi yang sudah selesai. Ingat, pola ini fokus pada proses atau keadaan yang masih berlangsung. Kalau kamu kesulitan membedakannya, coba gunakan jasa joki tugas bahasa Jepang di Tugasin untuk latihan soal yang lebih terarah!

Fungsi Bentuk ~てある

Pola ~てある sedikit lebih spesifik dibandingkan ~ている. Pola ini digunakan untuk:

  • Menunjukkan hasil dari tindakan yang disengaja dan kondisinya masih terlihat. Contoh: ドアが開けてあります (Doa ga akete arimasu) artinya “Pintu dibuka” (oleh seseorang dan masih terbuka).
  • Biasanya dipakai dengan kata kerja transitif, yaitu kata kerja yang membutuhkan objek.

Ciri khas ~てある adalah adanya niat di balik tindakan tersebut. Misalnya, kalimat 部屋が掃除してあります (Heya ga souji shite arimasu) menunjukkan bahwa kamar dibersihkan dengan tujuan tertentu, bukan sekadar kebetulan bersih.

Ada trik mudah untuk mengingatnya: kalau kamu melihat sesuatu yang sudah disiapkan atau diatur, besar kemungkinan itu menggunakan ~てある. Kalau kamu butuh bantuan lebih lanjut untuk memahami pola ini, jasa joki makalah bahasa Jepang di Tugasin bisa membantumu menyusun kalimat yang tepat!

Makna Bentuk ~ておく

Pola ~ておく adalah yang paling forward-thinking di antara ketiganya. Pola ini digunakan untuk:

  • Aksi persiapan untuk masa depan. Contoh: 旅行の前にホテルを予約しておきます (Ryokou no mae ni hoteru o yoyaku shite okimasu) artinya “Sebelum perjalanan, saya akan memesan hotel dulu”.
  • Menunjukkan bahwa sesuatu dilakukan sebelumnya untuk tujuan tertentu.

Kata kunci untuk ~ておく adalah “dulu” atau “sebelumnya”. Pola ini sering digunakan dalam konteks perencanaan atau antisipasi. Misalnya, kalimat 試験のために復習しておきます (Shiken no tame ni fukushuu shite okimasu) menunjukkan bahwa kamu melakukan persiapan untuk ujian yang akan datang.

Ada satu lagi fungsi ~ておく yang jarang diketahui, yaitu untuk menyatakan tindakan yang dibiarkan dalam keadaan tertentu. Contoh: 電気をつけておいてください (Denki o tsukete oite kudasai) artinya “Biarkan lampunya tetap menyala”. Kalau kamu ingin mendalami lebih jauh, jasa cek plagiarisme di Tugasin bisa membantumu memastikan tulisan bahasa Jepangmu bebas dari kesalahan!

Perbedaan ~ている ~てある ~ておく

Ayo kita bandingkan ketiganya dalam satu tabel agar lebih jelas:

Pola Fungsi Utama Kata Kunci Contoh Kalimat
~ている Aksi sedang berlangsung / kondisi yang masih ada Sekarang, masih 今、音楽を聞いています (Ima, ongaku o kiiteimasu)
~てある Hasil tindakan yang disengaja dan masih terlihat Sudah disiapkan テーブルに花が飾ってあります (Teeburu ni hana ga kazatte arimasu)
Diatur
~ておく Melakukan sesuatu untuk persiapan Sebelumnya 明日の会議のために資料を準備しておきます (Ashita no kaigi no tame ni shiryou o junbi shite okimasu)
Dulu

Dengan tabel ini, kamu bisa lebih mudah membedakan kapan harus menggunakan pola yang mana. Ingat, kunci utamanya adalah konteks. Kalau kamu masih ragu, coba praktikkan dengan membuat kalimat sendiri. Atau, kalau kamu butuh bantuan lebih cepat, jasa joki skripsi bahasa Jepang-mu bisa diandalkan!

Latihan Soal JLPT N4

Ayo uji pemahamanmu dengan latihan soal berikut! Terjemahkan kalimat-kalimat ini ke dalam bahasa Jepang menggunakan pola yang tepat:

  1. Saya sedang menulis email sekarang.
  2. Buku sudah disusun di rak.
  3. Sebelum pulang, saya akan mematikan AC dulu.

Sudah coba jawab? Yuk, cek jawabannya di bawah ini:

  1. 今、メールを書いています (Ima, meeru o kaiteimasu) → ~ている
  2. 本が棚に並べてあります (Hon ga tana ni narabete arimasu) → ~てある
  3. 帰る前にエアコンを消しておきます (Kaeru mae ni eakon o keshite okimasu) → ~ておく

Bagaimana, apakah jawabanmu sudah benar? Kalau masih ada yang salah, jangan khawatir. Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Kamu bisa memperdalam pemahamanmu dengan mengikuti kelas bahasa Jepang atau menggunakan jasa joki tugas-mu di Tugasin untuk latihan yang lebih intensif!

Nah, sekarang kamu sudah paham kan bedanya ~ている, ~てある, dan ~ておく? Ketiga pola ini memang terlihat mirip, tapi fungsinya sangat berbeda. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa membuat kalimat bahasa Jepang yang lebih natural dan tepat sesuai konteks.

Ingat, kunci untuk menguasai tata bahasa Jepang adalah praktik. Cobalah untuk menggunakan pola-pola ini dalam percakapan sehari-hari atau tulisanmu. Kalau kamu merasa butuh bantuan lebih lanjut, Tugasin siap membantumu dengan berbagai layanan seperti jasa joki makalah, joki tugas, atau cek plagiarisme untuk memastikan tulisanmu bebas dari kesalahan dan plagiat.

Jadi, tunggu apa lagi? Mulailah praktikkan apa yang sudah kamu pelajari hari ini juga. Selamat belajar, dan semoga sukses dengan perjalanan bahasa Jepangmu!


Tim Redaksi
Tim Redaksi

satusuara

Website
Butuh Bantuan dengan Tugasmu?

Tim ahli kami siap membantu kamu menyelesaikan tugas dengan cepat dan berkualitas.

Konsultasi Gratis