Belajar tata bahasa Jepang khususnya untuk JLPT N4 memang bisa bikin pusing, ya? Apalagi saat harus membedakan kata-kata yang artinya mirip tapi penggunaannya beda banget. Salah satunya adalah konsep memberi dan menerima yang punya beberapa variasi kata kerja. Tenang saja, di artikel ini Tugasin akan bongkar tuntas rahasia tata bahasa JLPT N4 memberi dan menerima supaya kamu bisa lancar menggunakannya!
Kamu akan belajar perbedaan mendasar antara あげます, くれます, dan もらいます, plus pola-pola turunannya seperti てあげます, てもらいます, dan てくれます. Semua dijelaskan dengan contoh kalimat yang mudah dipahami dan latihan soal praktis. Siap jadi jago tata bahasa Jepang? Yuk, mulai!
Perbedaan Agemasu dan Kuremasu dalam Bahasa Jepang
Dua kata kerja ini sama-sama berarti memberi, tapi sudut pandangnya berbeda. Pola dasarnya adalah:
- Kata Benda 1 (pemberi) は Kata Benda 2 (penerima) に Objek を あげます/くれます
Apa bedanya? Simak penjelasannya berikut ini.
あげます (agemasu) – Memberi kepada Orang Lain
あげます digunakan ketika kamu atau pihak ketiga memberi sesuatu kepada orang lain. Penerimanya tidak boleh diri kamu sendiri atau orang yang dekat denganmu (keluarga, teman dekat).
Contoh kalimat:
- 私は お母さんに マフラーを あげます
(Watashi wa okaasan ni mafuraa o agemasu)
Saya memberi syal kepada ibu
Dalam kalimat ini, saya adalah pemberi, sedangkan ibu adalah penerima. Ibu bukan bagian dari diri saya, jadi あげます bisa digunakan.
くれます (kuremasu) – Memberi kepada Saya atau Orang Dekat
くれます digunakan ketika orang lain memberi sesuatu kepada kamu, keluargamu, atau orang yang dekat denganmu. Penerimanya harus pihak yang memiliki hubungan dekat dengan pembicara.
Contoh kalimat:
- 田中さんは 私に おみやげを くれます
(Tanaka-san wa watashi ni omiyage o kuremasu)
Tanaka memberi oleh-oleh kepada saya
Di sini, Tanaka adalah pemberi, sedangkan